Ontologi Sains

ONTOLOGI SAINS

Ontologi merupakan salah satu kajian filsafat. Studi tersebut membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret.Ontologi membahas realitas atau suatu entitas dengan apa adanya. Pembahasan mengenai ontologi berarti membahas kebenaran suatu fakta. Untuk mendapatkan kebenaran itu, ontologi memerlukan proses bagaimana realitas tersebut dapat diakui kebenarannya. Untuk itu proses tersebut memerlukan dasar pola berfikir, dan pola berfikir didasarkan pada bagaimana ilmu pengetahuan digunakan sebagai dasar pembahasan realitas

Ontologi sains membahas tentang hakekat dan struktur sains. Dan hakikat sains menjawab pertanyaan apa sains itu sebenarnya, dan struktur sains menjelaskan tentang cabang-cabang sains.

Hakikat Sains

Pada pembelajaran hakikat sains ini ada dua pengetahuan yaitu pengetahuan rasional dan pengetahuan empiris. Yang pertama masalah rasional. Jika kita meneliti suatu kejadian dan memberikan suatu kesimpulan sementara atau hipotesis dan hipotesis itu harus berdasarkan rasional dan penelitian itu harus berdasarkan rasional dan penelitian ini berdasarkan sebab akibat

Pada dasarnya cara kerja sains adalah kerja mencari hubungan sebab-akibat atau mencari pengaruh sesuatu terhadap yang lain, asumsi sains adalah tidak ada suatu kejadian tanpa sebab dan dirumuskan dengan ungkapan.

“post hoc/ ergo propter hoc” ﴾ini tentu disebabkan oleh ini﴿ ﴾Fred N. Kerlinger, Foundation of Behavior Research, 1973 :378﴿

Asumsi ini benar bila sebab akibat itu memiliki hubungan rasional. Ilmu atau sains berisi tentang teori, teori itu pada dasarnya menerangkan hubungan sebab akibat. Dan sains tidak memberikan nilai baik atau buruk, halal atau haram, sopan atau tidak sopan, indah atau tidak indah, sains hanya memberikan nilai BENAR atau SALAH.

Struktur Sains

Dalam garis besar sains dibagi menjadi dua; yaitu sains kealaman dan sains sosial, yang menjelaskan struktur sains dalam bentuk nama-nama ilmu.

a. Sains Kealaman

– Astronomi;

– Fisika ; mekanika, bunyi, cahaya, dan optic, fisika, nuklir;

– Kimia ; kimia organik, kimia teknik;

– Ilmu bumi ; paleontology, ekologi, geofisika, geokimia, mineralogy,

geografi.

– Ilmu hayat ; biofisika, botani, zoology

b. Sains Sosial

– Sosiologi ; sosiologi komunikasi, sosiologi politik, sosiologi

pendidikan

– Antropologi ; antropologi budaya, antropologi ekonomi, antropologi

politik

– Psikologi ; psikologi pendidikan, psikologi anak, psikologi abnormal

– Ekonomi ; ekonomi makro, ekonomi lingkungan, ekonomi pedesaan

– Politik ; politik dalam negeri, politik hukum, politik internasional

c. Berikut ada tambahan dari dua sains di atas, yaitu :

– Seni ; seni abstrak, seni grafik, seni pahat, seni tari

– Hukum ; hukum pidana, hukum tata usaha negara, hukum adat

– Filsafat ; logika, etika, estetika

– Bahasa ; sastra

– Agama ; Islam, Kristen, Confucius

– Sejarah ; sejarah Indonesia, sejarah dunia

(Source: Filsafat Ilmu, Ahmad Tafsir)

abraham4544.wordpress.com/umum/ontologi/+&cd=3&hl=en&ct=clnk&gl=id

Filsafat Ilmu, Drs. A. Susanto, M. Pd. Bumi Aksara 2011

efendyperpustakaancerbon.blogspot.com/2010/12/analisis-perbandingan-ontologi-sains.html

About vianney.mtb

Nama Lengkap JM Vianney Alexius, lahir di Kebumen saat ini bergabung dalam persaudaraan bruder MTB. Kita tidak bisa berkembang bukan karena bodoh, tetapi karena kurang berusaha dan tidak dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik. Tuhan menciptakan manusia baik adanya, Ia tidak menciptakan manusia bodoh adanya. Mohon maaf jika isi web ada yang hampir mirip dengan laman web pengunjung
This entry was posted in Resume Buku. Bookmark the permalink.

One Response to Ontologi Sains

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s