Penelitian Kualitatif

Apa penelitian kualitatif itu?

Penelitian (research) proses pengumpulan dan analisa serta interprestasi data yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan metode-metode imliah

Penelitian kualitatif penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena-fenomena peristiwa aktivitas sosial secara ilmiah. Maka ilmu sosial lebih cenderung/dekat untuk penelitian kualitatif.

Melalui indeks dapat digali secara mendalam sehingga mendapatkan key informant (informan kunci). Data jenuh kalau data di ambil dari informan yang sama dalam rentang waktu yang berbeda jawabannya sama. Snowball sampling jawaban di ambil dari informan yang berbeda jawaban yang didapatkan sama.

Ada banyak variabel yang digunakan dalam penelitian kualitatif. Motif kompetisi berkorelasi dengan prestasi. Semakin banyak kompetitior semakin banyak prestasi yang timbul. Kecemasan akademik menimbulkan motivasi berprestasi belajar.

Dalam penelitian kualitatif dapat mengambil dari variabel yang bersifat pembelajaran.

Seorang peniliti mutlak berada di lapangan karena peneliti kualitatif disebut dengan instrument kunci (key instrument). Dengan keharusan adanya instrument kunci atau peneliti maka kulatitatif menekankan proses. Maka untuk mencari sumber data itu penting untuk menekankan subject penelitian atau informan bukan responden (responden cocok digunakan dalam penelitian kualitatif).

Penelitian kualitatif relatif lama prosesnya, tetapi akan cepat kalau pertanyaan informasi yang diberikan Cuma satu sampel.

Penelitian data kualitatif bisa bersifat informal, di mana saja kapan saja.

PARADIGMA DAN AKSIOMA PENELITIAN KUALITATIF

Penelitian kualitatif berangkat dari pandangan filsafat naturalisme yang berkembang atas dasar beberapa aksioma baik dalam bidang antropologi, sosiologi, psikologi politik, pendidikan maupun humaniora.

Ada 5 aksioma yang berkembang pada era pasca positivisme (Lincoln dan Guba, 1985) sebagai berikut :

  1. Bahwa realitas bersifat ganda yang hanya dapat dikaji secara holistik
  2. Bahwa antara peneliti dan fenomena yang diteliti (knower dan known) terjadi interaksi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
  3. Menyangkut konteks dan waktu tertentu yang dapat dikembangkan.
  4. Bahwa fenomena bersifat saling mempengaruhi, oleh karena itu tidak dapat dibedakan antara sebab dan akibat
  5. Peneliti kualitatif sifat tidak bebas nilai (value bound). Dalam hal ini hasil dipengaruhi oleh nilai peneliti, pemilihan paradigma, pemilihan teori substantif, nilai-nilai yang ada dalam konteks serta kombinasi nilai-nilai baik yang saling mendukung (value resonant) maupun daling bertentangan (value-dissonant).

Aksioma-aksioma tersebut mewarnai karakteristik penelitian-penelitian kualitatif.

About vianney.mtb

Nama Lengkap JM Vianney Alexius, lahir di Kebumen saat ini bergabung dalam persaudaraan bruder MTB. Kita tidak bisa berkembang bukan karena bodoh, tetapi karena kurang berusaha dan tidak dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik. Tuhan menciptakan manusia baik adanya, Ia tidak menciptakan manusia bodoh adanya. Mohon maaf jika isi web ada yang hampir mirip dengan laman web pengunjung
This entry was posted in Artikel Pendidikan. Bookmark the permalink.

One Response to Penelitian Kualitatif

  1. Terimakasih Bruder.
    Odilia boleh belajar bersama
    Ada hal – hal baru seperti Data Jenuh; Snowball Sampling; Key Instrument, Aksioma, Value Bound, Value Resonant, Value Dissienat,…
    Sukses ya. Tuhan memberkati. Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s